BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Jumat, 19 Mei 2017 00:01
Integrasi Bansos Diklaim Efektif Tekan Angka Kemiskinan
(foto : ilustrasi/ net)

PROKAL.CO, JAKARTA--Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menegaskan Integrasi bantuan sosial (Bansos) pemerintah sangat efektif dalam menekan angka kemiskinan.  Hal tersebut disampaikan Khofifah saat membuka Rapat Koordinasi Nasional PKH 2017 wilayah Indonesia bagian barat di Hotel Harris Jakarta, Kamis (18/5).

Rapat  yang diikuti 409 peserta  tersebut  mewakili 21 propinsi. Di antaranya, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Lampung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

"Kalau dulu jalan sendiri-sendiri, sekarang seluruhnya akan  terintegrasi dalam satu kartu yang memiliki banyak fitur. Lebih efektif dan efisien," ungkapnya.

Dijelaskan, pemerintah di tahun 2017 mengalokasikan anggaran senilai Rp147 triliun untuk bansos yang masuk dalam 7 program prioritas nasional. Yaitu, Program Keluarga Harapan (PKH), Rastra, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), Program Indonesia Sehat (PIS) dan Subsidi Energi (Listrik BBM, LPG) .

Jika semua bansos dapat terintegrasi penyalurannya, kata Khofifah, maka setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan memperoleh bansos sekitar Rp 750 ribu per bulan atau memperoleh tambahan sekitar 40% dari pengeluaran minimal konsumsi per keluarga per bulan  sekitar Rp 1.835.000.

"Itu artinya angka tersebut dapat memberikan jaminan untuk percepatan KPM dapat keluar dari perangkap kemiskinan selama ini dengan waktu yang lebih cepat," ujarnya.

Terkait PKH, menurut Khofifah, efektivitas program tersebut tidak perlu disanksikan lagi dalam mengurangi kemiskinan. Karenanya, tahun 2018 sejalan arahan Presiden, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) PKH ditambah sebanyak 4 juta KPM. Sehingga total KPM mencapai 10 juta. Sementara BPNT yang saat ini menyasar 1,28 juta juga menjadi 10 juta KPM. (*/sar/pro)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Juli 2017 21:59

UNY Tetap Pertahankan Kearifan Lokal

YOGYAKARTA-- Menristekdikti Mohamad Nasir resmikan ground breaking pembangunan gedung Universitas Negeri…

Sabtu, 22 Juli 2017 21:41

Bangun Gedung Baru, Unesa Diminta Bentuk Tim Teknis

SURABAYA--Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir secara khusus…

Sabtu, 22 Juli 2017 21:13

Kalah Dibanding Malaysia, Nasir Ingatkan Dosen Bikin Jurnal Internasional

SURABAYA--Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir kembali mengingatkan…

Sabtu, 22 Juli 2017 20:47

Proyek IDB 7 in 1, Unesa Dapat Rp 300 Miliar

SURABAYA--Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendapatkan bantuan dana sebesar lebih kurang Rp 300 miliar…

Kamis, 20 Juli 2017 21:08

Sundari Soekotjo Bangun Pendidikan Karakter Lewat Seni dan Budaya

SEBAGAI pekerja seni khususnya penyanyi keroncong selama 40 tahun, tentu banyak memberikan pengetahuan…

Kamis, 20 Juli 2017 20:45

Kemenkeu dan BPK Raih Predikat A

JAKARTA – Berdasarkan  hasil evaluasi reformasi birokrasi yang dilakukan terhadap 82 kementerian/lembaga…

Kamis, 20 Juli 2017 20:43

17 Gubernur Raih Pembina K3 Award

JAKARTA--Penganugerahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau K3 Award kembai digelar. Pada penghargaan…

Rabu, 19 Juli 2017 20:21

Gandeng BUMDes, GE Siap Investasi Listrik di Pedesaan

JAKARTA--Masih minimnya pasokan listrik di beberapa daerah, pemerintah Indonesia menyambut baik pihak…

Rabu, 19 Juli 2017 04:54

Kemristekdikti Investigasi Kasus Bullying Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

JAKARTA--Adanya kasus perundungan atau bullying yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa terhadap salah…

Rabu, 19 Juli 2017 04:53

KPAI Minta Stop Penyebaran Video Bullying Siswi SMP

JAKARTA--Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI),  AsrorunNi'am Sholeh mengungkapkan bahwa…

Gandeng BUMDes, GE Siap Investasi Listrik di Pedesaan

Sundari Soekotjo Bangun Pendidikan Karakter Lewat Seni dan Budaya

KPAI Minta Stop Penyebaran Video Bullying Siswi SMP

Tak Terbukti Plagiasi, Rektor Universitas Halu Oleo Segera Dilantik

Kemristekdikti Investigasi Kasus Bullying Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

Ini Kata Presiden Joko Widodo Soal Telegram

Kalah Dibanding Malaysia, Nasir Ingatkan Dosen Bikin Jurnal Internasional

Kemenkeu dan BPK Raih Predikat A

17 Gubernur Raih Pembina K3 Award

Galakkan Prukades, Antisipasi Serangan Tengkulak
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .