BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 18 Mei 2017 17:12
UGM dan ITB Borong Medali ON MIPA 2017

MIPA Melatih Mahasiswa Berpikir Kritis

PROKAL.CO, JAKARTA-- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti)  melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiwaan (Belmawa)  menyelenggarakan Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON MIPA) pada 14 - 17 Mei 2017 di Semarang.

Kegiatan yang dilakukan setiap tahun ini menjadi ajang atau sarana promosi dalam rangka meningkatkan daya tarik bidang studi, pelajaran atau mata kuliah Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi di masyarakat. Sebelumnya,  proses  seleksi telah dilakukan di tingkat Perguruan Tinggi untuk memilih 7 mahasiswa terbaik tiap bidang. Kemudian tingkat wilayah yang pada tahun ini diikuti oleh 4.597 mahasiswa dari 14 wilayah yang telah diselenggarakan pada tanggal 22-23 Maret 2017 secara serentak di 17 kota. Yang hadir pada seleksi tingkat nasional saat ini adalah 256 mahasiswa yang telah terpilih dari seleksi tingkat wilayah tersebut.

Dari data daftar pemenang , tercatat bahwa dua perguruan tinggi negeri (PTN) yang tingkat raihan medali terbanyak adalah  Universitas Gadjah Mada (UGM) mengantongi  23 medali, Institut Teknologi Bandung (ITB) sebanyak 19 medali. Kemudian disusul oleh beberapa perguruan tinggi lainnya yaitu Universitas Indonesia (UI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Univeritas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Jember (Unej), Universitas Brawijaya (Unbraw) dan lainnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof. Rina Indiastuti  mengungkapkan, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan akademik dan wawasan mahasiswa, serta kecintaan mereka terhadap MIPA.

"Semoga dapat memberikan dampak poositif pada peningkatan kualitas dan wawasan staf pengajar, serta memberikan masukan untuk perbaikan mutu pendidikan tinggi khususnya di bidang MIPA," terang Rina dalam keterangan persnya, Kamis (18/5).

Selain menjadi indikator daya saing bangsa, Rina menambahkan bahwa kualitas pendidikan MIPA di era global dengan jutaan informasi yang dapat diperoleh dengan cara yang mudah, sangat membutuhkan kemampuan berpikir kritis.

Melalui pembelajaran matematika, kemampuan berpikir kritis dapat dibangun, karena pola berpikir dalam Matematika berdasarkan kepada logika. Selanjutnya, bagaimana kaitan berpikir kritis, logika, dan Sains? Proses mempelajari sains dengan benar akan melatih penggunaan prinsip-prinsip logika untuk mengevaluasi apakah informasi yang diperoleh itu benar atau salah. Proses pelatihan inilah yang akan mengasah ketajaman berpikir kritis.

“Jadi melalui MIPA dihasilkan sumber-sumber daya manusia handal yang mempunyai kemampuan berpikir kritis untuk membangun bangsa. Semoga pemenang kelak pada waktunya yang menjadi pemimpin bangsa ini, yang kritis dan peka terhadap permasalahan dan sanggup mencarikan solusinya” pungkas Rina.

Kepada para peraih medali emas ON MIPA, Direktorat Kemahasiswaan Ditjen Belmawa telah menyiapkan beasiswa ekstra kurikuler yang akan diberikan pada semester atau tahun berikutnya. Khusus bagi juara bidang Matematika dan kemudian terpilih mewakili perguruan tinggi Indonesia untuk mengikuti Olimpiade Matematika di tingkat Internasional pada bulan Agustus 2017 di Bulgaria, juga akan diberikan beasiswa untuk belajar di perguruan tinggi terbaik di seluruh dunia, khususnya bagi peraih Gold dan Silver Medal nantinya.  (sar/pro)


BACA JUGA

Senin, 11 Juni 2018 15:52

Banyak Kekurangan, Pemerintah Didesak Evaluasi Bandara Jabar Kertajati

JAKARTA- Digadang-gadang menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia, Bandara Internasional Jawa Barat…

Rabu, 06 Juni 2018 20:50

Berhasil Raih Opini WTP, Mendes : Jangan Ada Celah untuk "Orang Nakal"

  JAKARTA--Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baru-baru ini memberikan opini wajar tanpa pengecualian…

Rabu, 06 Juni 2018 16:42

Teten : Harus Ada Sinergitas Pengelolaan Dana Desa

  JAKARTA--Koordinator Staff Khusus Presiden, Teten Masduki menyarankan agar alokasi dana desa…

Rabu, 06 Juni 2018 16:36

Dana Desa Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

  JAKARTA--Dana desa yang disalurkan oleh pemerintah merupakan ujung tombak pertumbuhan ekonomi…

Senin, 04 Juni 2018 15:44
HIKMAH RAMADAN

Ternyata Pancasila Sesuai Piagam Madinah. Benarkah?

JAKARTA – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI menggelar peringatan Nuzulul Quran, di ruang…

Senin, 04 Juni 2018 15:24
HIKMAH RAMADAN

Guru-Guru SQI Indonesia Diajarkan Mesra. Untuk Apa Ya?

JAKARTA – Tak hanya harus pandai mendidik dan membimbing murid-muridnya, para guru dan staf serta…

Sabtu, 02 Juni 2018 00:49

Cegah Radikalisme, Implementasi PPK Harus Sistematis

 JAKARTA—Munculnya paham radikalisme dan terorisme yang tersebar di tengah-tengah masyarakat…

Kamis, 31 Mei 2018 23:26

GSI SMP 2018, Tim Kaltim Masuk di Group A

JAKARTA—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar kompetisi sepakbola jenjang…

Kamis, 31 Mei 2018 06:59

Mendikbud : Ketentuan Zonasi PPDB Harus Diperhatikan

JAKARTA—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir  menegaskan bahwa Pemerintah…

Kamis, 31 Mei 2018 06:48

Soal PPDB, Pemda Diminta Makin Akuntabel dan Nondiskriminatif

JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .