BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

RAGAM

Sabtu, 13 Mei 2017 18:29
Yuk! Kenalan dengan Siesy, Sales Executive Selyca Mulia Hotel Convention & Shopping Center

PROKAL.CO, Perkenalan Chintia Mayasari dengan dunia perhotelan bukanlah suatu kesengajaan. Berawal dari keinginan menyelesaikan skripsi, perempuan yang akrab dipanggil Siesy ini mengaku jatuh hati bekerja di hotel.

Sebelum terjun ke dunia perhotelan, Siesy sudah lebih dulu bekerja sebagai layanan pelanggan di salah satu provider jaringan telekomunikasi seluler. Profesi ini dilakoninya saat masih kuliah di Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Kala itu kuliahnya tinggal menyisakan pembuatan skripsi. Namun dengan jam kerja yang padat, Siesy tak sempat mengerjakan skripsinya.

“Saya dua tahun kerja jadi CS (customer service). Karena tidak ada waktu buat skripsi, saya lalu mencari pekerjaan lain dengan waktu kerja shift. Dari situ saya pindah kerja ke hotel,” cerita Siesy saat ditemui Metro Samarinda (Kaltim Post Group).

Tahun 2012, Siesy mulai melakoni profesi sebagai resepsionis di salah satu hotel berbintang empat. Yaitu resepsionis pada fasilitas hotel meliputi spa dan kolam renang. Pengalaman dua tahun di bagian layanan pelanggan membuatnya mudah beradaptasi dengan pekerjaan di hotel. Menghadapi beragam jenis karakter tamu sudah menjadi bagian pekerjaannya sehari-hari.

“Kalau menerima keluhan dari tamu itu pasti. Tapi kerja di hotel itu harus selalu mengutamakan senyuman dan keramahan,” ujarnya.

Bekerja di hotel dengan sistem kerja shift membuat Siesy punya waktu mengerjakan skripsinya. Sehingga di tahun 2013, akhirnya dia bisa menyelesaikan kuliah. Merasa nyaman bekerja di hotel, Siesy memutuskan untuk melanjutkan profesinya di hotel. Hingga di tahun 2015 dia berpindah kerja dan profesi di tempatnya sekarang, Selyca Mulia Hotel Convention & Shopping Center.

“Saya berpikir untuk mencari pengalaman baru dengan jangkauan yang lebih luas. Sehingga saya tertarik untuk bekerja di bagian marketing hotel. Pertimbangan lainnya untuk mengembangkan karier, salah satunya dengan pindah hotel,” ungkap Siesy.

Di Selyca Mulia Hotel, Siesy menjabat sebagai sales executive di Sales & Marketing Departement. Tidak seperti saat menjadi resepsionis, sebagai sales executive dia lebih banyak bekerja di lapangan. Di antaranya untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan, baik dalam hal corporate rate atau kegiatan-kegiatan event dan meeting.

“Sebenarnya saya lebih suka bekerja di lapangan. Dan itu saya dapatkan sebagai marketing. Jaringan saya lebih luas, banyak koneksi, pengetahuan saya juga bertambah,” bebernya.

Di Selyca Mulia Hotel, Siesy mengaku merasa nyaman bekerja. Ini dikarenakan suasana kerja di hotel yang menurut Siesy memberikan efek positif pada dirinya. Meski bukan hotel syariah, Selyca Mulia memberikan pendidikan keagamaan kepada para karyawan melalui budaya perusahaan yang dijalankan. Di antaranya, karyawan muslim diperbolehkan mengenakan hijab. Pun begitu, saat waktu salat tiba, para karyawan muslim diharuskan menunaikan salat terlebih dulu.

“Saat absen pagi pukul 08.00 Wita, para karyawan mengikuti salat duha berjemaah. Pukul 09.00 Wita baru semuanya memulai kerja,” papar Siesy.

Menurut Siesy, budaya perusahaan inilah yang secara perlahan dan tidak langsung mengubah kepribadiannya. Dari yang awalnya belum berhijab, kini Siesy mantap mengenakan hijab. Dia pun lebih mengenal nilai-nilai keagamaan yang diterapkannya dalam bekerja. Budaya inilah yang membuat Siesy ingin terus bekerja di hotel bintang empat tersebut.

“Jadi meski bukan hotel syariah, namun mensyariahkan karyawannya,” tambah perempuan yang saat ini tengah mengandung anak keduanya.

Selain karena budaya perusahaan, banyak alasan yang membuat Siesy senang bekerja di hotel. Apalagi kini dia tahu benar seluk-beluk dunia perhotelan. Kata dia, bekerja di hotel membuatnya bisa memiliki banyak teman dan bekerja dengan suasana penuh kekeluargaan. Makanya dia jadi enjoy menjalani profesinya.

“Kalau bekerja di hotel sih lebih banyak sukanya ketimbang dukanya. Suami juga mendukung karier saya di hotel,” sebut Siesy.

Namun begitu dia menyadari bahwa pekerjaannya membutuhkan loyalitas tanpa batas. Dalam hal ini Siesy mesti siap tetap bekerja sekalipun di hari libur atau hari-hari besar. Tapi hal itu bukan menjadi masalah bagi Siesy. Baginya, karena dia sendiri yang telah memilih bekerja di hotel, maka dia juga mesti konsisten dalam menghadapi setiap konsekuensi dari pekerjaannya.

Termasuk dalam  hal ini menghadapi para tamu yang komplain atas pelayanan hotel. Siesy mengaku sempat beberapa kali berhadapan dengan tamu yang kurang sabar. Bahkan ada yang tidak mau mendengar penjelasannya. Pernah juga Siesy berhadapan dengan keluhan yang membuatnya mesti sangat bersabar dan menahan diri.

“Pernah sampai saya pengin nangis dan sakit kepala. Tapi sebagai pekerja hotel, pasti ada jiwa untuk mengendalikan diri. Tetap ramah dan senyum. Kalau ada tamu yang mengeluh, itu karena ada pelayanan yang kurang. Keinginan tamu ini sebisa mungkin dipenuhi. Kalaupun tidak bisa, diberi solusi lain,” urainya.  

Sulung dari empat bersaudara ini sendiri berprinsip untuk melakukan apa yang dia senangi, dan menyenangi apa yang dilakukan. Sehingga setiap masalah maupun tekanan yang didapatinya, sudah menjadi bagian dari pekerjaan yang mesti dihadapi. Apalagi Siesy sudah menemukan passion bekerja di hotel. “Do what you love, love what you do,” pungkas perempuan yang tepat hari ini merayakan ulang tahun ke-28 tahun ini. (***)  

 

TENTANG SIESY

Nama: Chintia Mayasari

Panggilan: Siesy

TTL: Samarinda, 12 Mei 1988

Suami: Aulia Rahman

Ortu: Drs Hadi Sasmita, Agustina

Pendidikan:

-          SDN 020 Samarinda

-          SMPN 1 Samarinda

-          SMAN 2 Samarinda

-          S1 Fakultas Hukum Unmul Samarinda

Alamat: Jalan AW Syahrani Nomor 24 Samarinda

 

 Penulis: Lukman Maulana

Editor: Guntur Marchista Sunan

 


BACA JUGA

Sabtu, 08 Juli 2017 01:05

Kisah Achmad Fauza Noor Jadi Pekerja Sosial; Betah Mengabdi di Panti, Dampingi Anak-anak Bermasalah

Ketertarikan Achmad Fauza Noor terhadap permasalahan sosial telah ada sejak remaja. Selama satu dekade…

Sabtu, 08 Juli 2017 01:04

Cerita Rusliansyah Bangun Usaha Burjo Aldes; Terinspirasi Sang Bunda untuk Bangkit dari Kegagalan

Semangat berwiraswasta seakan mengalir dalam darah Rusliansyah. Beberapa kali gagal berbisnis, tidak…

Kamis, 06 Juli 2017 00:14

Sugeng Jabat Sekkot Samarinda

SAMARINDA - Akhirnya, terhitung sejak Rabu (5/7) kemarin, Pemkot Samarinda memiliki sekretaris kota…

Kamis, 06 Juli 2017 00:14

Dari TMMD ke-99 Tahun 2017, Sinergi TNI-Kemenkes

Wali Kota Samarinda, H Syaharie Jaang bertindak selaku inspektur upacara sekaligus membuka secara resmi…

Rabu, 05 Juli 2017 00:42

H Syaharie Jaang, Bantu Korban Kebakaran Palaran

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, H Syaharie Jaang memberikan respon cepat bagi para korban kebakaran…

Rabu, 05 Juli 2017 00:41

Kalah Pilkada 2018, Bisa Maju Caleg

JAKARTA - Kabar baik bagi para politikus. Mereka bisa mulai memikirkan untuk bermain dua kaki di dua…

Rabu, 05 Juli 2017 00:39

Pejabat Jangan Berhenti Awasi Staf

SAMARINDA - Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi mengingatkan agar para pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan…

Selasa, 04 Juli 2017 00:42

Pegawai Pemprov yang Bolos Kena Sanksi

SAMARINDA - Guna memastikan kedisiplinan pegawai pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Sekprov…

Selasa, 04 Juli 2017 00:41

Wali Kota Geruduk Kantor Pelayanan

SAMARINDA - Hari pertama masuk kerja setelah melewati libur panjang  Lebaran dimanfaatkan Wali…

Selasa, 04 Juli 2017 00:38

Didominasi Pengurus Lama, Donna Cs Dilantik 17 Juli

SAMARINDA - Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim telah terbentuk. Dinahkodai Dayang Donna…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .