BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Sabtu, 06 Mei 2017 16:14
Standardpen Kenalkan Anak Samarinda Budaya Indonesia

Gelar Lomba Mewarnai Nasional

Acara lomba mewarnai gelaran Standardpen ramai dipenuhi peserta dan warga Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA- Warna adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia, semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan buktinya. Berbeda tapi tetap satu. Bila diibaratkan Indonesia adalah pelangi, fenomena alam yang tercipta dari perpaduan aneka rona.

Warna itu jugalah yang menjadi dasar Lomba Mewarnai Nasional Pascola. Alat mewarnai yang akan digunakan adalah oil pastel dengan merek Pascola yang diproduksi oleh PT Standardpen Industries.

Lomba mewarnai ini diselenggarakan di Samarinda, 6 mei 2017. tempat atrium Mall SCP. Mengambil tema ‘Ceria Warna Nusantara’, Standardpen mengangkat budaya Indonesia yang kaya warna, seperti Pascola, alat mewarnai yang ramah pada kulit anak.

“Tema ini diangkat sebagai bentuk kepedulian Standardpen terhadap budaya Indonesia yang kaya dengan warna seperti warna Pascola. Dengan lomba mewarnai ini kami ingin mengenalkan budaya, ikon Nusantara yang berbeda-beda dan berwarna,” ujar Hari Suhartini, Area Head PT. Standardpen Industries Indonesia Timur.

Di sisi lain, Niken menambahkan, mewarnai merupakan pendidikan dasar bagi anak dalam menambah wawasan sekaligus mengasah motorik anak untuk lebih kreatif. “Tujuan dari lomba ini agar anak-anak lebih kreatif lagi dalam berkarya, apalagi yang diwarnai adalah simbol-simbol budaya Indonesia,” imbuhnya.

Selain mengasah kreatifitas mewarnai juga dapat melatih konsentrasi anak untuk tetap fokus pada pekerjaan yang dilakukannya meskipun banyak aktivitas lain yang terjadi disekelilingnya.

Seorang anak yang sedang menyelesaikan tugas mewarnai akan fokus pada lembar gambar yang sedang diwarnainya, sehingga sekalipun pun di sekelilingnya ribut dengan aktivitas anak-anak lain, ia akan tetap fokus menyelesaikan tugas mewarnainya. Dalam mewarnai, anak juga dilatih konsentrasinya agar tidak melewati garis yang membentuk objek yang diwarnai.

Sebagai perwakilan Indonesia, anak-anak akan mewarnai simbol-simbol dari tiga provinsi: Sumatera, Bali, dan Jawa.

Anak-anak Samarinda, Malang, Bandung dan Tasikmalaya berkesempatan mewarnai  adat Jawa, sementara Medan, Makassar berkesempatan mewarnai rumah adat Minangkabau dan pakaian adat Minang.

“Kami ingin anak-anak Indonesia lebih mengenal lagi tentang budaya daerah-daerah lainnya. Setidaknya dengan hal sederhana ini kami berupaya membantu dunia pendidikan yang lebih membumi dan menumbuhkan rasa cinta mereka pada budaya Indonesia,” papar Niken.

Sumatera bukan hanya punya panorama alam memikat, namun juga memiliki ragam kuliner yang dikenal dunia. Monumen Nasional di Jakarta, Candi Borobudur di Yogyakarta merupakan ikon kota-kota di Indonesia yang menonjol dan membuat daerah Jawa diburu banyak pelancong. 

Adapun Bali merupakan gerbang wisata Indonesia yang dikunjungi jutaan turis mancanegara tiap tahunnya. Mereka datang bukan hanya ingin mengunjungi pantai berpasir putih, tapi juga menikmati suasana berbeda khas Pulau Dewata. “Lewat lomba mewarnai ini, selain mengenalkan budaya Indonesia, Standardpen sebagai produsen asli Indonesia juga ingin membantu promosi wisata Indonesia,” tambah Niken.

Lomba Mewarnai ‘Ceria Warna Nusantara’ akan digelar sepanjang bulan April-Agustus di 16 kota dari 13 Provinsi, yakni Semarang, Malang, Bali, Tasikmalaya, Surabaya, Jakarta, Tangerang, Yogyakarta, Bandung, Lampung, Medan, Padang, Balikpapan, Samarinda, Makassar, dan Batam.

Masing-masing lomba di tiap kota diikuti sekitar 1.000an anak. Dari jumlah itu akan ada 16 pemenang utama dari 16 kota. Artinya, setiap kota akan diambil satu pemenang yang akan menikmati hadiah paket liburan keluarga ke Bali bersama dua pendamping, yaitu ayah dan ibu mereka. 

Tentang Pascola

Pascola merupakan oil pastel pertama yang diproduksi di Indonesia oleh PT Standardpen Industries. Bukan hanya alat mewarnai, Pascola dipastikan aman dan nyaman bagi anak-anak.

Pascola memiliki komitmen untuk memenuhi unsur keamanan dan kenyamanan, mengingat oil pastel ini bebas bahan berbahaya (non toxic) dan mengandung bahan pewarna makanan (foodgrade) sehingga tidak menimbulkan iritasi pada kulit.

Pascola dibikin dengan formula yang telah teruji secara klinis oleh Balai Besar Kimia dan Kemasan (BBKK) Departemen Perindustrian. (Pro)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 01:08

Spesial Bulan Oktober, Hotel GK Samarinda Siapkan Diskon Khusus LHO...

SAMARINDA – Di Oktober ini, Hotel Grand Kartika Samarinda secara khusus menyediakan diskon bagi…

Senin, 16 Oktober 2017 23:38

Hj SPD Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacabup Partai Demokrat

PENAJAM- Hj. Sandra Puspa Dewi (SPD) menunjukkan keseriusannya untuk bertarung dalam Pemilihan Bupati…

Senin, 16 Oktober 2017 17:45

Iluni UI Kaltim Operasi Gratis Penderita Katarak di Tiga Daerah

  SAMARINDA – Memfasilitasi masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan…

Senin, 09 Oktober 2017 17:16

12 Motor Bak Sampah Siap Mengaspal di PPU

PENAJAM- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan bantuan 12 unit motor bak sampah…

Senin, 09 Oktober 2017 16:52

Sempat Vakum Dua Bulan, Pengajian Al-Muhibbin Digelar Lagi

PENAJAM- Jamaah Majelis Taklim Al-Muhibbin Penajam Paser Utara (PPU) patut bergembira. Setelah vakum…

Senin, 09 Oktober 2017 13:55

SJA Peduli Pendidikan, Motivasi Pelajar lewat Career Day

SAMARINDA – Menumbuhkan mental pelajar menjadi generasi gemilang turut mendapat perhatian PT Surya…

Senin, 09 Oktober 2017 13:49

Temukan dan Kembangkan Potensi Siswa

SAMARINDA – Banyaknya pemuda dan pemudi Samarinda yang belum mengetahui potensi diri selepas lulus…

Senin, 09 Oktober 2017 08:18

Sementara Pasokan Listrik Berkurang, Ada Perbaikan PLTD Muara Wahau dan PLTD Sepaso

BALIKPAPAN- Sehubungan dengan perbaikan pada mesin pembangkit di Muara Wahau dan Sepaso, menyebabkan…

Kamis, 05 Oktober 2017 00:31

SJA Peduli Pendidikan, Motivasi Pelajar lewat Career Day

G ush besar-besar SAMARINDA – Menumbuhkan mental pelajar menjadi generasi gemilang turut mendapat…

Selasa, 03 Oktober 2017 00:25

Grand Kartika Nobar Film G30S/PKI

SAMARINDA – Hotel Grand Kartika Samarinda tidak ingin melewatkan begitu saja pemutaran film Pengkhianatan…

Maju Cagub Pilgub Kaltim 2018, Aji Dedi Tawarkan Pembangunan Terintegrasi

Aji Dedi Siapkan Konsep Kaltim Baru Religius

Cendekiawan Nasional Pejuang Usaha Kecil Migas
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .