BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 20 April 2017 02:26
Kata Menag, BPKH Masih Tunggu Keppres
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin . (foto : net)

PROKAL.CO, JAKARTA--Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan sah dan mulai beroperasi jika presiden sudah menerbitkan  Keputusan Presiden (Keppres).

"Kalau efektif itu ya sejak Keppres diterbitkan mereka sudah sah, sudah sebagai BPKH," ungkap Lukman saat ditemui usai bertemu dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa (18/4).

Menurut Lukman, UU 34 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji ini mengatur bahwa BPKH memiliki dua kamar, Badan Pelaksana (BP) dan Dewan Pengawas (DP). UU juga menentukan bahwa BP menjadi kewenangan presiden untuk menentukan, sementara DP menjadi kewenangan DPR untuk menentukan.

Menag mengaku kalau Presiden saat ini sudah memilih BP BPKH. Namun, untuk menerbitkan Keppres, Presiden masih menunggu hasil DPR dalam menentukan DP BPKH. Pasalnya, berdasarkan ketentuan yang ada, DP dan BP harus ada  dalam satu Keppres , sehingga tidak mungkin dipisahkan dengan Keppres yang berbeda.

"Karena bapak presiden mau mengeluarkan Keppres untuk BP, kan harus menunggu yang DP. Sementara, DP ini dari DPR. Oleh karenanya, sebelum ditetapkan, BP harus menunggu DP. Jika keduanya sudah ada kemudian disatukan dalam Keppres yang sama," terang Lukman.

Lantas bagaimana dengan kontrol kinerjanya? Lukman menjawab, BPKH diwajibkan untuk melaporkan kegiatannya ke DPR melalui Komisi VIII setiap enam bulan. Lukman memaparkan , tugas dan fungsi yang diamanahkan UU 34 tahun 2014 kepada BPKH ada dua.

Pertama, menentukan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Kedua, memaksimalkan dana haji sehingga nilai kemanfaatannya lebih besar. "Nanti 2018, mudah-mudahan sudah dan  tugas mereka untuk menentukan besaran BPIH sebelum ditetapkan Komisi VIII," pungkasnya. (sar/pro)


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 15:25
BREAKING NEWS

Mau Pergi ke Luar Negeri? Unduh Aplikasi Ini Dulu

  JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus berupaya memberikan perlindungan kepada…

Selasa, 10 April 2018 22:27
BREAKING NEWS

Hati-hati, Serangan Malware Mengkhawatirkan

  JAKARTA – Setelah Pakistan, Indonesia adalah negara di Asia yang paling rawan terkena serangan…

Selasa, 10 April 2018 14:31
BREAKING NEWS

ALHAMDULILLAH, Sudah 18 Anak Alumni Suriah Tak Lagi Radikal

JAKARTA – Gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) diyakini lebih berbahaya dengan Al Qaeda,…

Senin, 09 April 2018 01:56
BREAKING NEWS

Pimpin IPSA Jakarta, Ini yang Akan Dilakukan Wenny Lo

  JAKARTA – Wenny Lo, mendapat amanah sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Indonesian…

Sabtu, 07 April 2018 11:22

GSI SMP Siap Lahirkan Bibit Unggul, Mampu Perkuat Timnas

  JAKARTA—Gala Siswa Indonesia (GSI) Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2018 yang digelar Kementerian…

Kamis, 05 April 2018 11:07
BREAKING NEWS

AWAS, Serangan LGBT dan Terorisme Semakin Masif

  JAKARTA – Implementasi nilai-nilai Pancasila guna meningkatkan kualitas pemimpin bangsa…

Kamis, 29 Maret 2018 19:49

Peserta PPRA 57 Bawa Kambing ke Gunung. Untuk Apa Ya?

  BOGOR – Melewati perkampungan warga dan perbukitan sembari membawa 6 ekor kambing. Itulah…

Kamis, 29 Maret 2018 02:24

Kerahkan Kader, Dampingi Warga Desa Terkait Pengentasan Gizi Buruk

  JAKARTA—Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)…

Kamis, 29 Maret 2018 01:48

Tangani 1.000 Desa Berisiko Stunting, Pemerintah Kuatkan Integrasi Lintas Sektor

  JAKARTA—Program intervensi stunting yang digalakkan oleh pemerintah  kini lebih diarahkan…

Senin, 26 Maret 2018 23:40

Pemerintah Dorong Prukades di Wilayah KTM Maloy

  JAKARTA—Program Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) yang digadang-gadang oleh Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .