BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Senin, 03 April 2017 11:14
Perkenalkan Simbol Islam Al-Liwa dan Ar- Rayah
HTI Kaltim Gelar Masirah Panji Rasulullah SAW
TEGAKKAN PANJI ISLAM: Ribuan umat muslim berpakaian putih padati Tablik Akbar HTI Kaltim di Islamic Center.

PROKAL.CO, RIBUAN umat Islam dari berbagai kota di Kaltim Sabtu (2/3) lalu memadati ruang utama sholat di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda Jalan Slamet Riyadi. Kedatangan umat Muslim yang mayoritas berpakaian putih itu untuk mengikuti tablig akbar rangkaian kegiatan Masirah Panji Rasulullah SAW yang diadakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kaltim dalam.

Masirah Panji Rasulullah SAW ini diadakan oleh HTI di 36 kota besar se-Indonesia di April 2017, yang bertepatan dengan bulan Rajab 1438 H. Kegiatan kesekian kalinya ini sebagai bentuk menyosialisasikan berbagai simbol-simbol Islam. Terutama al liwadanar-raya atau Panji Rasulullah SAW, bersama dengan ide besar syariah dan khilafah. Karena al liwadanar raya dengan syariah dan khilafah tidak dapat dipisahkan. Jadi al liwa dan ar raya di masa lalu menjadi symbol keberadaan atau eksistensi khilafah dan persatuan umat.

“Tujuan kegiatan ini tak lain agar simbol-simbol dan ide-ide utama itu semakin dikenal secara luas oleh masyarakat serta bisa dipahami. Kemudian juga bisa diterima dan diamalkan serta diperjuangkan sebagai jalan kebangkitan umat menuju terwujudnya Islam rahmatan lilalamin,” jelas Ustaz Rudi Harianto, Ketua DPD HTI Kaltim dalam ceramahnya.

Tampak dalam tabligh akbar tersebut, siraman rohani selain dibawakan oleh Ustaz Rudi Harianto juga ada Ustaz Muhammad Yusli, dari HTI Samarinda, Ustaz Nazarudin Ketua DPD II HTI Balikpapan, dan KH Muhammad Shiddiq Al Jawi DPP HTI

 Humas HTI Kaltim, Adi Victoria, menambahkan salah satu persoalan besar yang dihadapi oleh umat Islam dewasa ini adalah rendahnya pemahaman atau pengetahuan umat akan ilmu ke-Islaman. Hal inilan yang membuat jarak sangat lebar antara Islam di satu sisi dengan umat di sisi lain. Akibatnya, tidak sedikit umat Islam yang tidak mengenal atau tidak paham bahkan merasa asing terhadap ajaran agamanya sendiri. Salah satunya terhadap simbol-simbol Islam seperti al liwa dan ar raya tersebut.

“Rendahnya pemahaman umat akan ajaran Islam tentu berdampak sangat serius. Bagaimana umat akan mengamalkan ajaran agamanya bila ia sendiri tidak paham? Dan, bagaimana kerahmatan Islam akan bisa dirasakan bila ajarannya tidak diamalkan?,” urai Adi.

Dikatakannya, bagaimana pula umat bisa diharap untuk berjuang bersama bila mereka tidak paham apa yang harus diperjuangkan? Menurut Adi Victoria, panji tersebut adalah panji Rasulullah SAW, sebagaimana dalam sebuah riwayat dari Ibnu ‘Abbas Ra yang berkata, “Anna rosulallah, kanat rayatuhu sauda awaliwa uhu abyada”

Artinya “Rayahnya (panji peperangan) Rasul SAW berwarna hitam, sedangkan benderanya (liwa-nya) berwarna putih,” (HR at-Tirmidzi, Ibnu Majjah, at-Thabrani).

Kemudian ayat lain menyatakan, “Kanat rayatu rasulilah sauda awaliwauhu abyadu, maktub alaihi la illahaillaha illallahu muhammad Rosulullah”

“Panji (rayah) Rasulullah SAW. Berwarna hitam dan benderanya (liwâ’) berwarnaputih; tertulis padanya: Lailahaillallah muhammad rasulullah” (HR ath-Thabrani). “Alih-alih mau berjuang bersama, yang terjadi sikap umat justru sebaliknya. Terhadap hal yang mestinya dijauhi malah didekati, mestinya ditinggalkan malah dikerjakan. Atau mestinya dibela malah dicerca. Mestinya dicinta, termasuk terhadap panji Rasulullah, malah dihina dan seterusnya,” beber Adi.(*dir/hry/prokaltorial)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 06:58

Masyarakat Harus Terus Merasakan Aman

TOLOK ukur keberhasilan Polri apabila masyarakat merasakan aman. Pesan tersebut tulus disampaikan Inspektur…

Minggu, 14 Januari 2018 14:14

Senyuman Asli, Bukan Pura-Pura

DUKUNGAN  terhadap pesta demokrasi daerah diberikan Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Balikpapan.…

Minggu, 14 Januari 2018 12:56

Rutin Diskusi Bersama Masyarakat di Warkop

Pagi sekitar pukul 07.00 Wita belum lama ini, H Safaruddin menyempatkan sarapan nasi kuning dan minum…

Jumat, 12 Januari 2018 20:52

Tingkatkan Sinergi Dukung Rusmadi-Safaruddin

SENDAWAR- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah merekomendasikan Rusmadi dan Safaruddin…

Kamis, 11 Januari 2018 13:40

H Safaruddin Lestarikan Seni Budaya

Budaya Indonesia yang sangat kaya tidak akan berarti bila tidak mampu menjadi identitas yang kuat bagi…

Jumat, 05 Januari 2018 13:59

Mengenal Lebih Dekat, Ini Profil H Safaruddin..

  Ini dia profil lengkap H Safaruddin...   Nama: Drs H SafaruddinTempat Tanggal Lahir: Sulawesi…

Jumat, 05 Januari 2018 13:54

H Safaruddin Amanah dan Merakyat

Dituding mengkriminalisasi dan difitnah, Safaruddin tetap menanggapi dengan kepala dingin. Ia percaya…

Minggu, 31 Desember 2017 12:14

Pesan H Safaruddin: Jauhi Fitnah hingga Perbanyak Berzikir

PERGANTIAN tahun hendaklah dijadikan renungan dan instropeksi diri. Perbanyak doa serta berzikir agar…

Senin, 25 Desember 2017 16:08

Silaturahmi ke Rumah Farid Wadjdy

SAMARINDA-Libur Natal dimanfaatkan H Safaruddin bersilaturahmi. Di antaranya berkunjung ke kediaman…

Senin, 25 Desember 2017 01:23

Rezeki Tak Terduga Pratu Anang dan Endang

TENGGARONG-Rezeki tak terduga diperoleh prajurit Yonif 611/Awang Long Pratu Anang dan Endang Utari seorang…

Tak Bisa Ditawar-Tawar, Empat Pilar Alat Menyatukan Bangsa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .