BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Senin, 20 Maret 2017 23:06
Implementasi Gerakan Literasi Terganjal Minimnya Ketersediaan Buku
Kemdikbud bakal menganggarkan secara bertahap untuk pengadaan buku bacaan bagi para siswa di daerah terpencil. (foto : ilustrasi/ net)

PROKAL.CO, JAKARTA--Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemdikbud, Hamid Muhammad mengungkapkan, implementasi gerakan literasi di sekolah hingga saat ini belum berjalan mulus. Pasalnya, ketersediaan buku masih sangat minim.

“Di sejumlah daerah sudah dapat berjalan dengan baik, tapi khusus di daerah terpencil, program tidak bisa dijalankan karena tidak ada buku yang dibaca selain buku pelajaran,” jelas Hamid di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Senin (20/3).

Ke depan, terdapat rencana untuk penyediaan buku bacaan bagi para siswa di daerah terpencil. “Kita mau anggarkan secara bertahap untuk bisa menyediakan buku bacaan bagi daerah terpencil,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai solusi bagi daerah-daerah yang tidak bisa menyediakan buku bacaan dengan proses jual beli melalui proses katalog. “Setelah kita berkeliling dengan Pak Menteri ke Kapuas Hulu, Sambas, buku itu tidak  tersedia, walaupun mereka bisa beli tapi akses internet melalui katalog tidak mungkin,” terang Hamid.

Dijelaskan, terdapat dua sumber pembuat buku di Kemdikbud, yaitu Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Saat ini, di Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, sebanyak 179 judul buku dari 350 judul buku  telah lulus uji. Sedangkan, pada Direktorat Jenderal Kebudayaan, terdapat buku bacaan  berbasis kebudayaan yang masih melalui proses penilaian Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

"Nantinya, setiap buku yang sudah lulus uji akan menjadi stok untuk diletakkan di Rumah Belajar sehingga siapa saja bisa menggandakan, baik pemda, maupun perorangan,” jelasnya.

Stuart Weston, Direkrut USAID Prioritas,  mengungkapkan kesuksesan budaya baca di sekolah terletak pada inisiatif pemda dan sekolah sehingga terdapat kreativitas berbeda-beda untuk memunculkan minat dan motivasi membaca bagi para siswa. “Pihak sekolah dan kabupaten mempunyai ide sendiri dan saling belajar untuk sukseskan budaya baca. Sehingga  kreativitas dan karaktersitik masing-masing daerah dapat memunculkan social preassure bagi daerah lain untuk mau ikut serta bergerak dan melakukannya di daerah mereka,” tutur Stuart.  

Stuart mencontohkan, inisiatif terlihat pada Kabupaten Aceh Barat Daya, terdapat enam jam jarak yang harus ditempuh pihak sekolah untuk mencapai toko buku di Banda Aceh. “Pihak pemda mampu membeli buku karena mempunyai dana BOS dan APBD, tapi jarak yang jauh menjadi kesulitan mereka, sekitar enam jam. Dengan kemauan dan inisiatif sekolah, mereka mencari buku sendiri ke Banda Aceh,” ujarnya.

Stuart berharap, ketersediaan buku dapat menjangkau lokasi-lokasi yang jauh dari kota untuk membeli buku-buku bacaan bagi siswa. “Ini bukan masalah dana, tapi seharusnya ada program untuk bagaimana menyediakan buku sampai ke siswa,” imbuhnya. (*/sar/pro)


BACA JUGA

Rabu, 06 Desember 2017 08:29

Pemerintah Bakal Tunjuk Supplier Lokal untuk Kalimantan dan Papua

    JAKARTA—Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan  ketepatan sasaran bantuan…

Kamis, 30 November 2017 09:44

Kemenristekdikti Segera Modifikasi Sistem dan Regulasi Pendidikan Tinggi

    JAKARTA—Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) , Mohammad…

Kamis, 30 November 2017 09:42

18 Siswa Indonesia Borong 91 Medali di Ajang WSC 2017

  JAKARTA—Di dalam ajang World  Scholar’s Cup (WSC) 2017, 18 siswa asal Indonesia…

Minggu, 26 November 2017 23:08

RI - Tiongkok Genjot Kerjasama Pendidikan Tinggi

    JAKARTA--Hasil kerja sama antara Indonesia dan RRT dalam kerangka kerja sama bilateral…

Minggu, 26 November 2017 22:58

Jaga Lingkungan, Pemerintah Jangan Hanya Fokus pada Pembangunan

      JAKARTA--Pesatnya pembangunan di Indonesia yang dilakukan oleh pemerintah pusat…

Sabtu, 25 November 2017 18:16

PGRI : Penerimaan CPNS Guru Jangan Pakai Data Siluman

JAKARTA-- Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi menyambut…

Selasa, 21 November 2017 12:45

Jaga Ketahanan Pangan, DPD Minta Kaltim Waspadai Perubahan Cuaca

    BALIKPAPAN- Dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia, masih ada hal yang perlu ditindak…

Jumat, 17 November 2017 23:21

WASPADA ! Beredar Surat Palsu CPNS

JAKARTA—Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB)  mengaskan…

Jumat, 17 November 2017 23:12

84 Profesor Bakal Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Indonesia

    JAKARTA—Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bakal…

Jumat, 17 November 2017 23:09
0

Semester I 2017, Prudential Bayarkan Klaim Rp 6,42 Triliun

  JAKARTA--PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), pada semster I tahun 2017 telah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .