BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Senin, 20 Maret 2017 22:56
19 Kabupaten/Kota Diganjar Penghargaan

Apresiasi Atas Inisiatif Pemda Dukung Gerakan Literasi di Sekolah

Guru diimbau untuk membiasakan siswa untuk membaca di sekolah. (foto : ilustrasi/net)

PROKAL.CO, JAKARTA--Sebanyak 19 kabupaten/kota dari enam provinsi menerima Anugerah Literasi Prioritas di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Senin (20/3).

Anugerah Literasi Prioritas merupakan, penghargaan yang diberikan oleh pemerintah melalui Kemdikbud atas inisiatif dan dukungan  pemerintah daerah (pemda) dalam menyukseskan gerakan literasi di sekolah, suatu program pembiasaan membaca sebagai bagian dari penumbuhan budi pekerti.

Pemda penerima anugerah tersebut, terdiri  dari, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Wajo, Kabupaten Maros dari Provinsi Sulawesi Selatan,  Kabupaten Lumajang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Banyuwangi dari Provinsi Jawa Timur,  Kabupaten Sragen, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Demak dari Provinsi Jawa Tengah.

Selanjutnya, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Cimahi dari Provinsi Jawa Barat,  Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang dari Provinsi Banten, dan Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Labuhanbatu dari Provinsi Sumatera Utara.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kemdikbud, Hamid Muhammad, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif  pemda dalam menyukseskan gerakan literasi. “Lulus atau tidaknya kabupaten/kota terhadap literasi itu bergantung kepada pemda, maka kami (Kemendikbud) berterimakasih atas inisiatif dari bupati, ibu dan bapak kepala dinas pendidikan atau kadisdik untuk sukseskan gerakan literasi,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan literasi telah digaungkan sejak tahun 2003, seiring dengan munculnya panduan literasi oleh UNESCO. “UNESCO keluarkan panduan literasi dan Kemendikbud merespon dengan dua bentuk pendekatan yaitu program keaksaraan dengan target keaksaraan fungsional, dan integrasi materi literasi pada kurikulum Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di sekolah,” terang Hamid.

Hamid membeberkan, pada program keaksaraan terdapat peningkatan penuntasan buta aksara sebesar tiga persen dari 15 persen di tahun 2003. Melalui pendekatan sekolah, kata Hamid,  hasil program literasi belum menunjukkan hasil yang signifikan. “Melalui persekolahan belum muncul dampaknya karena dari assessment international belum muncul, maka di tahun 2015 dikeluarkan Permendikbud tentang Penumbuhan Budi Pekerti yang memasukkan mengenai membaca minimal 15 menit sebelum masuk sekolah,” pungkasnya.  (*/sar/pro)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 20:45

Kemenkeu dan BPK Raih Predikat A

JAKARTA – Berdasarkan  hasil evaluasi reformasi birokrasi yang dilakukan terhadap 82 kementerian/lembaga…

Kamis, 20 Juli 2017 20:43

17 Gubernur Raih Pembina K3 Award

JAKARTA--Penganugerahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau K3 Award kembai digelar. Pada penghargaan…

Rabu, 19 Juli 2017 20:21

Gandeng BUMDes, GE Siap Investasi Listrik di Pedesaan

JAKARTA--Masih minimnya pasokan listrik di beberapa daerah, pemerintah Indonesia menyambut baik pihak…

Rabu, 19 Juli 2017 04:54

Kemristekdikti Investigasi Kasus Bullying Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

JAKARTA--Adanya kasus perundungan atau bullying yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa terhadap salah…

Rabu, 19 Juli 2017 04:53

KPAI Minta Stop Penyebaran Video Bullying Siswi SMP

JAKARTA--Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI),  AsrorunNi'am Sholeh mengungkapkan bahwa…

Rabu, 19 Juli 2017 04:50

Tak Terbukti Plagiasi, Rektor Universitas Halu Oleo Segera Dilantik

JAKARTA--Kementerian Riset, Teknlogi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) akhirnya menetapkan bahwa…

Rabu, 19 Juli 2017 04:48

Galakkan Prukades, Antisipasi Serangan Tengkulak

YOGYAKARTA--Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal  dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro…

Minggu, 16 Juli 2017 18:12

Ini Kata Presiden Joko Widodo Soal Telegram

JAKARTA--Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara mengenai ditutupnya aplikasi Telegram oleh pemerintah…

Jumat, 14 Juli 2017 21:01

Lagi, Indonesia Jadi Tuan Rumah IPhO 2017

JAKARTA--Indonesia  kali kedua menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Physics Olympiad…

Jumat, 14 Juli 2017 20:43

Tahun 2022, DKI Jakarta Bakal ‘Kehabisan’ Guru PNS

JAKARTA--Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Andrianto mengungkapkan bahwa pada provinsi DKI Jakarta…

Tahun 2022, DKI Jakarta Bakal ‘Kehabisan’ Guru PNS

Kepala Desa Bisa Dapat Tambahan Dana Desa Tahun 2018, Tapi Syaratnya…

Lagi, Indonesia Jadi Tuan Rumah IPhO 2017

KPAI Minta Stop Penyebaran Video Bullying Siswi SMP

PGRI Nilai Kebijakan Zonasi PPDB Sisakan Banyak Persoalan

Gandeng BUMDes, GE Siap Investasi Listrik di Pedesaan

Tak Terbukti Plagiasi, Rektor Universitas Halu Oleo Segera Dilantik

Kemristekdikti Investigasi Kasus Bullying Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

Ini Kata Presiden Joko Widodo Soal Telegram

Sundari Soekotjo Bangun Pendidikan Karakter Lewat Seni dan Budaya
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .