BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

NASIONAL

Kamis, 09 Maret 2017 23:27
Kemristekdikti Dorong Partisipasi Industri Promosikan Hasil Inovasi

PROKAL.CO, JAKARTA-- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mengungkapkan banyak riset-riset di perspustakaan yang dapat menjadi produk yang dibutuhkan.  Hanya saja, partisipasi dan perhatian dari dunia industri masih minim. Sehingga,  upaya untuk melibatkan peran industri harus ditingkatkan.

Beberapa masalah yang kerap mengemuka terkait hal ini, sebut Nasir,  di antaranya daya serap industri terhadap inovasi yang ada masih rendah dan belum optimal. Kemudian penelitian yang dihasilkan peneliti tidak sesuai dengan kebutuhan  industri.

“Daya saing suatu bangsa dapat dicapai salah satunya dengan inovasi. Tidak bisa inovasi tanpa riset. Riset akan bisa lebih baik dan akan menghasilkan inovasi yang baik, tenaga kerja yang baik, harus didorong dari sumberdaya manusia yang kompeten, yakni salah satunya para peneliti dan dosen,” ujarnya dalam acara Wow Brand Festive Day 2017 yang digelar Mark Plus Inc,  Kamis (/9/3).

Nasir menjelaskan, hingga saat ini Kemristekdikti terus melakukan banyak inisiatif untuk memperkuat inovasi nasional seperti dengan memberikan reward kepada peneliti, memfasilitasi pendanaan inovasi, dan pengembangan inovasi konsorsium.  Contohnya, bekerja sama dengan Mark Plus Inc. Melalui kerjasama ini Kemenristekdikti ingin mempromosikan produk inovasi dan juga menghasilkan bisnis/komersialisasi yang cocok bagi industri dan inventor.

Adapun soal  riset yang dikembangkan selama ini, Nasir mengatakan bahwa telah dikelompokkan ke dalam tujuh bidang fokus. Pertama bidang teknologi pangan dan pertanian. Kedua bidang kesehatan dan obat-obatan. Ketiga teknologi informasi dimana sekarang dunia borderless alias tidak ada batasan lagi.

Kelompok bidang fokus riset lainnya yakni teknologi transportasi, material maju, pertahanan, dan energi. Di bidang energi, sumber-sumber energi baru terbarukan seperti solar cell akan terus dikembangkan, dan tidak menutup kemungkinan tenaga nuklir yang juga saat ini digunakan oleh berbagai negara.

Kata Nasir, berbagai inovasi yang telah dihasilkan tidak akan sampai kepada pengguna apabila tidak ada investor. Investor akan melihat inovasi dari biaya yang harus dikeluarkan serta laba ruginya. Kalau inovasi bagus tapi cost mahal tidak akan dilirik.  Oleh karena itu, Kemristekdikti akan terus berupaya  menginisiasi Innovator- Investor Forum yang akan menjadi tempat kolaborasi keduanya.

“Sehingga keduanya tidak berjalan sendiri-sendiri dan tidak ada nilai tambah yang bisa dimanfaatkan. Indonesia akan bisa berdaya saing dengan baik. Dan Global Competitiveness Index bisa meningkat,” pungkasnya.  (sar/pro)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 20:45

Kemenkeu dan BPK Raih Predikat A

JAKARTA – Berdasarkan  hasil evaluasi reformasi birokrasi yang dilakukan terhadap 82 kementerian/lembaga…

Kamis, 20 Juli 2017 20:43

17 Gubernur Raih Pembina K3 Award

JAKARTA--Penganugerahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau K3 Award kembai digelar. Pada penghargaan…

Rabu, 19 Juli 2017 20:21

Gandeng BUMDes, GE Siap Investasi Listrik di Pedesaan

JAKARTA--Masih minimnya pasokan listrik di beberapa daerah, pemerintah Indonesia menyambut baik pihak…

Rabu, 19 Juli 2017 04:54

Kemristekdikti Investigasi Kasus Bullying Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

JAKARTA--Adanya kasus perundungan atau bullying yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa terhadap salah…

Rabu, 19 Juli 2017 04:53

KPAI Minta Stop Penyebaran Video Bullying Siswi SMP

JAKARTA--Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI),  AsrorunNi'am Sholeh mengungkapkan bahwa…

Rabu, 19 Juli 2017 04:50

Tak Terbukti Plagiasi, Rektor Universitas Halu Oleo Segera Dilantik

JAKARTA--Kementerian Riset, Teknlogi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) akhirnya menetapkan bahwa…

Rabu, 19 Juli 2017 04:48

Galakkan Prukades, Antisipasi Serangan Tengkulak

YOGYAKARTA--Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal  dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro…

Minggu, 16 Juli 2017 18:12

Ini Kata Presiden Joko Widodo Soal Telegram

JAKARTA--Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara mengenai ditutupnya aplikasi Telegram oleh pemerintah…

Jumat, 14 Juli 2017 21:01

Lagi, Indonesia Jadi Tuan Rumah IPhO 2017

JAKARTA--Indonesia  kali kedua menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Physics Olympiad…

Jumat, 14 Juli 2017 20:43

Tahun 2022, DKI Jakarta Bakal ‘Kehabisan’ Guru PNS

JAKARTA--Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Andrianto mengungkapkan bahwa pada provinsi DKI Jakarta…

Tahun 2022, DKI Jakarta Bakal ‘Kehabisan’ Guru PNS

Kepala Desa Bisa Dapat Tambahan Dana Desa Tahun 2018, Tapi Syaratnya…

Lagi, Indonesia Jadi Tuan Rumah IPhO 2017

KPAI Minta Stop Penyebaran Video Bullying Siswi SMP

PGRI Nilai Kebijakan Zonasi PPDB Sisakan Banyak Persoalan

Gandeng BUMDes, GE Siap Investasi Listrik di Pedesaan

Tak Terbukti Plagiasi, Rektor Universitas Halu Oleo Segera Dilantik

Kemristekdikti Investigasi Kasus Bullying Mahasiswa Berkebutuhan Khusus

Ini Kata Presiden Joko Widodo Soal Telegram

Sundari Soekotjo Bangun Pendidikan Karakter Lewat Seni dan Budaya
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .