BREAKING NEWS | RAGAM | OLAHRAGA | KRIMINAL | NASIONAL | INTERNASIONAL | ADVERTORIAL

BREAKING NEWS

Minggu, 23 Oktober 2016 19:32
BREAKING NEWS
Enggan ke Indonesia, Jessica Pilih Menetap di Korea
Jessica yang menjadi pemandu wisata rombongan PWI selama di Korea Selatan.

PROKAL.CO, SEOUL - Sejak mencuat kasus kopi sianida, nama Jessica menjadi sangat familiar. Tak heran jika rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cukup terkejut ketika penerjemah yang mendampingi selama kunjungan di Korsel, bernama Jessica.

“Heran ya dengar nama saya,” ucap perempuan dengan senyum manisnya itu, begitu menyapa rombongan para wartawan yang baru tiba di Bandara Incheon, Jumat (21/10) lalu.

Nama lengkapnya Jessica Arifin. Gadis kelahiran Jakarta 14 Desember 1992 itu sudah empat tahun menetap di Negeri Ginseng. Dia menempuh pendidikan di Kyungsung University di Busan, mengambil Jurusan Komunikasi. Sebenarnya dia sudah lulus. Namun, belum ingin kembali ke Indonesia.

“Bukan enggak mau kembali, nanti pasti kembali. Ingin coba menikmati kerja di sini dulu. Jadi, bukan enggak mau kembali karena kasus kopi sianida lho ya,” gurau anak pertama dari dua bersaudara pasangan Darmawan dan Lucia itu.

Awalnya, tak ada niat bagi dara 24 tahun itu berada di Korea. Saat itu, di tempatnya sekolah di SMA Ricci, memberikan beasiswa pendidikan penuh ke Korsel. Tak ingin melewatkan kesempatan, dia pun menjajal kemampuannya untuk ikut tes. Hasilnya, ternyata lolos. “Tesnya biasa saja, pakai bahasa Inggris. Itu pun enggak pakai TOEFL,” bebernya.

Sejak diterima itulah, mau tidak mau Jessica memaksa dirinya belajar bahasa Korea. Dari mulai hurufnya sampai kosakatanya. “Hurufnya sih hampir sama jumlahnya, ada 24 abjad,” tuturnya.

Selama kuliah, selama itu pula dia terus belajar bahasa Korsel. Perlu waktu tiga tahun bagi Jessica hingga benar-benar lancar. Untungnya dia tetap mau belajar, sehingga lambat laun memahami.

Lantas, apakah ingin bekerja di bidang media, seperti koran atau televisi di Korsel. “Enggak juga. Di sini juga susah bagi orang asing bisa bekerja di perusahaan media. Ya pengin freelance saja dulu,” urainya.

Karena yang didapatkan hanya biaya pendidikan penuh, otomatis belum termasuk biaya hidup dan akomodasi serta konsumsi selama di negara ini. Bagi yang bersedia, jelas bisa bekerja part time di berbagai bidang.

Namun demikian, menurut Jessica, biaya kuliah di Korsel jauh lebih murah ketimbang di Eropa. Namun, kualitasnya juga tidak bisa dianggap remeh. Sebagai perbandingan, untuk kuliah jurusan umum rata-rata memerlukan biaya Rp 20 juta per semester. Sedangkan untuk kuliah desainer, rata-rata Rp 30 juta per semester.

Lantas, bagaimana dengan biaya hidup? Menurutnya, untuk hidup normal, tidak berlebihan, diperlukan biaya Rp 5 juta per bulan. “Sudah termasuk sewa tempat tinggal, makan, dan transportasi. Apalagi kalau sewa apartemennya patungan dengan teman, bisa lebih murah,” ujarnya.

Kini, meski sudah lulus, Jessica disibukkan dengan bekerja di Korsel. Pekerjaan yang dilakukan adalah menjadi penerjemah dokumen Korea ke Indonesia, atau sebaliknya. Selain itu, yang rutin adalah menerjemahkan komik internet Korea. Maklum, saat ini Indonesia sedang dilanda demam Korea. Apapun berbau Korea dijamin laris manis, termasuk di antaranya komik internet.

Peluang itulah yang diambil Jessica dengan menerjemahkan komik internet Korea ke Indonesia. Hingga kini, sudah ada lima judul komik yang ia terjemahkan. Setiap judul komik bisa berisi 30 sampai 50 episode.

Upah untuk menerjemahkan jika dirupiahkan rata-rata per kata Rp 600. Pendek kata, untuk satu judul komik, Jessica bisa mengantongi hasil hingga kurang lebih Rp 10 juta.

Komik internet itu sendiri, ada yang dilepas gratis, namun ada pula yang harus diunduh secara berbayar. Sistem berbayar itulah yang dipakai untuk membayar upah penerjemah seperti Jessica.

Lantas menurut pandangan Jessica, apa yang membuat Korea sekarang digandrungi? Menurutnya, soal keindahan alam, jelas Indonesia sangat menang segala-galanya. “Korsel ini menjual budaya mereka,” katanya.

Melalui film drama Korea yang mendunia, turis kemudian penasaran ingin merasakan bagaimana menikmati jajanan pinggir jalan dengan mengenakan busana ala Korea. Tak heran, jika semua turis yang datang, tiba-tiba bergaya bak artis Korea tanpa terkecuali. (eff/rom/k15)

 


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 18:39

Manajemen Persiba dan Pemkot Rapat Tertutup Nasib Tim Beruang Madu, Ini Hasil Pembahasannya..

BALIKPAPAN- Kelanjutan pembahasan pengelolaan Persiba Balikpapan kembali dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:36

Pembangunan Dua Pasar di Balikpapan Bakal Selesai Akhir Tahun, Ini Jumlah Anggarannya..

BALIKPAPAN - Pembangunan Pasar Pandansari, Pasar Karang Joang, Pasar Inpres dan Pasar Sepinggan telah…

Senin, 22 Oktober 2018 19:39

Remaja yang Hilang di Lubang Tambang Ditemukan, Kondisinya Begini..

KUKAR - Tim SAR gabungan berhasil menemukan Alif (18), pelajar SMK yang hilang di lubang eks galian…

Senin, 22 Oktober 2018 19:33

Out of Control, Mobil Patroli Polisi Nyungsep di Pinggir Jalan

BALIKPAPAN - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi lagi di Balikpapan. Sebuah mobil patroli milik…

Senin, 22 Oktober 2018 08:04

Empat Rumah di Klandasan Ludes Terbakar, Kejadiannya Pas Subuh

BALIKPAPAN- Empat rumah di Jalan Imam Bonjol RT 25 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota atau tak…

Sabtu, 20 Oktober 2018 19:06

Ini Pengakuan Orangtua Pelaku hingga Alasan ND Tega Buang Bayinya di Bandara..

BALIKPAPAN- Sungguh tega apa yang dilakukan ND (18). Bayinya yang masih berusia hitungan menit dibuang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 16:46

FAKTA TERBARU.. Pelaku Pembuang Bayi Ternyata Datang ke Balikpapan Bareng Orangtuanya, Ini Tujuannya ke Kaltim..

BALIKPAPAN- Kasus pembuangan bayi di dalam kloset salah satu toilet Bandara SAMS Sepinggan, Jumat (19/10)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:10

Pelaku Pembuang Bayi di Bandara SAMS Sepinggan Tertangkap, Diciduk Pas Lagi di Kamar Hotel

BALIKPAPAN - Terduga pelaku pembuang bayi di kloset Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:37

Kronologi Penemuan Bayi di Toilet Bandara SAMS Sepinggan, Petugas CS Lihat Ada Ceceran Darah

BALIKPAPAN - Penemuan bayi di toilet kedatangan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 06:52

Penemuan Bayi di Bandara SAMS Sepinggan, Posisinya di Dalam Kloset Toilet Bandara

BALIKPAPAN - Cerita menyayat hati datang dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan.…

Manajemen Persiba dan Pemkot Rapat Tertutup Nasib Tim Beruang Madu, Ini Hasil Pembahasannya..

Pembangunan Dua Pasar di Balikpapan Bakal Selesai Akhir Tahun, Ini Jumlah Anggarannya..

Remaja yang Hilang di Lubang Tambang Ditemukan, Kondisinya Begini..

Out of Control, Mobil Patroli Polisi Nyungsep di Pinggir Jalan

Empat Rumah di Klandasan Ludes Terbakar, Kejadiannya Pas Subuh

Ini Pengakuan Orangtua Pelaku hingga Alasan ND Tega Buang Bayinya di Bandara..

FAKTA TERBARU.. Pelaku Pembuang Bayi Ternyata Datang ke Balikpapan Bareng Orangtuanya, Ini Tujuannya ke Kaltim..

Pelaku Pembuang Bayi di Bandara SAMS Sepinggan Tertangkap, Diciduk Pas Lagi di Kamar Hotel

Kronologi Penemuan Bayi di Toilet Bandara SAMS Sepinggan, Petugas CS Lihat Ada Ceceran Darah

Penemuan Bayi di Bandara SAMS Sepinggan, Posisinya di Dalam Kloset Toilet Bandara
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .